Nama gelandang Leicester City Riyad Mahrez kini namanya semakin dikenal oleh para pencinta sepakbola. Tidak hanya di tanah Inggris, tetapi juga di Eropa.

Riyad Mahrez
Riyad Mahrez dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Primer Inggris musim 2015/16

Pemain Muslim keturunan Aljazair dan Maroko itu memulai karir profesionalnya di dunia sepakbola bersama France Quimper pada tahun 2009 lalu. Sebuah klub sepakbola amatir yang berkancah di Championnat de France Amateur 2 Prancis.

Sejak bergabung pada musim 2009, Mahrez tampil sebanyak 27 laga bersama France Quimper dan hanya menyumbangkan satu gol. Namun, pemain berkebangsaan Aljazair itu hanya bertahan satu musim. Sebelum memutuskan untuk membela Le Havre di kancah Ligue 2 (kasta kedua kompetisi antar klub Prancis).

Namun, Mahrez tidak langsung menembus tim utama dan harus terlebih dahulu bermain untuk Le Havre II. Sukses mencetak sebanyak 24 gol, pada tahun 2011 akhirnya mampu bermain untuk tim utama. Dari total penampilannya sebanyak 60 laga, Mahrez mampu menyumbangkan 6 gol.

Hingga pada musim 2014, Mahrez hijrah ke tanah Inggris dan membela Leicester City. Uniknya, hal itu terjadi saat pencari bakat The Foxes sedang memantau rekan setimnya di Le Havre bernama Ryan Mendes.

Akan tetapi, Steve Walsh yang merupakan pencari pakat Leicester justru lebih terpesona dengan penampilan Mahrez. Akhirnya, Walsh memutuskan untuk merekrutnya.

Hanya dalam satu musim saja, Mahrez membuktikan kehebatannya dalam mengolah si kulit bundar. Pemain Internasional Aljazair itu mampu mencetak 17 gol dan berhasil keluar sebagai pemain terbaik Liga Primer Inggris musim 2015/16. Pencapaian fantastis itu dilengkapi dengan gelar EPL yang mampu Ia persembahkan untuk Leicester City.

Craig Shakespeare: Kami Belum Menerima Tawaran Untuk Riyad Mahrez

Craig Shakespeare yang menggantikan posisi Claudio Ranieri sebagai pelatih Leicester City mengaku bahwa berita mengenai kepergian Riyad Mahrez pada jendela transfer musim mendatang adalah hanya sekadar rumor belaka.

Sebelumnya, Mahrez membuka peluang untuk pergi dari King Power Stadium ketika bursa transfer musim panas mendatang resmi dibuka. Dengan beberapa tim Eropa menginginkan jasa pemain 27 tahun ini.

Craig Shakespeare
Craig Shakespeare menekankan bahwa tidak ada tawaran untuk Riyad Mahrez

Walaupun begitu, Shakespeare menyatakan bahwa Mahrez merupakan pemain yang sangat dihargai di Leicester City dan menegaskan bahwa tidak ada tawaran untuk yang bersangkutan.

“Kami tidak harus untuk memenuhi keinginan dari setiap orang. Akan tetapi yang pasti, mereka mengetahui bahwa Dia (Mahrez) sangat diapresiasi dan dihargai di klub.”

“Mahrez merupakan salah satu dari semua pemain yang, jika Anda menanyakan sesuatu padanya, merasa dihargai dan diapresiasi disini. Tidak hanya oleh para staf pelatih saja, tetapi juga pemilik klub dan tentu para fans yang selalu setia mendukung kami. Bahkan, para pemain juga berpikiran seperti itu,”

“Tentu akan selalu ada berita mengenai dirinya, karena Ia adalah pemain yang bagus. Dia juga masih terikat kontrak bersama kami. Jadi, berita itu hanyalah murni spekulasi. Anda juga tidak perlu untuk memutuskan apabila tidak ada tawaran. Dan hingga kini, kami belum memperoleh tawaran apapun mengenai para pemain kami,” ungkap manajer berkebangsaan Inggris.

Riyad Mahrez: Mari Tuntaskan Musim Ini Sebaik Mungkin

Gelandang Leicester City Riyad Mahrez mengungkapkan bahwa terpenting adalah untuk menuntaskan perjalanan musim ini sebaik mungkin. Ketimbang memikirkan untuk membahas kontrak.

Riyad Mahrez
Riyad Mahrez menegaskan bahwa terpenting adalah menyelesaikan musim ini sebaik mungkin

“Kontrak saya tidak terlalu penting. Terpenting adalah menyelesaikan musim ini sebaik mungkin. Kami harus membayar mahal pada musim ini, karena saat ini kami berada di papan bawah. Sehingga, pada musim depan, kami tidak akan kembali berkancah di ajang Eropa. Jadi, mari berikan yang terbaik hingga laga terakhir di musim ini,” ujar Mahrez.